Labels

Sabtu, 07 Desember 2013

Mempersiapkan SDM yang Tangguh Pada Sekolah Menengah Kejuruan

Saat ini kita dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan sumber daya manusia untuk merespon kebutuhan pembangunan nasional, persaingan global,dan perkembangan teknologi dan ekonomi yang berubah dengan cepat. Sekolah Menengah Kejuruan dalam kapasitas ini adalah sebagai ujung tombak perkembangan itu mengingat peningkatan siswa masuk SMK ditahun 2013 ini meningkat di berbagai daerah,kita tau bahwa Pertemuan APEC 2013 di Nusa Dua pulau Bali menghasilkan 7 poin penting yaitu :
  1. Poin pertama adalah bahwa semua anggota APEC sepakat untuk meningkatkan kerja sama guna mencapai Deklarasi Bogor.
  2. Poin kedua adalah para anggota APEC sepakat untuk meningkatkan perdagangan intra-APEC
  3. Poin ketiga adalah tercapainya kesepakatan untuk mempercepat konektivitas APEC
  4. Poin keempat adanya komitmen untuk mencapai keseimbangan, dan pertumbuhan global yang inklusif dan berkelanjutan, 
  5. Poin kelima menjaga sumber daya alam yang terbatas.
  6. Yang keenam kita sepakat untuk agar APEC bersinergi dengan forum-forum regional dan global lainnya, seperti Pertemuan Tingkat Tinggi Asia Timur dan G-20. Hal ini penting karena dunia kita ditandai dengan beberapa arsitektur kemitraan ekonomi
  7. Poin terakhir adalah kesepakatan mengembangkan sektor bisnis melalui Dewan Penasehat Bisnis APEC (ABAC) untuk mencapai tujuan perdagangan bebas dan terbuka serta mendorong investasi sumber DISINI
dari poin - poin diatas semua sepakat bahwa untuk mencapai keberhasilan dari tujuan poin-poin itu adalah meningkatkan Sumber Daya Manusia, kita pasti tidak ingin ketika pasar global masuk ke Negara kita, kita hanya menjadi boneka di Negara Kita sendiri mengeruk harta kekayaan kita dan memberikan kepada Negara lain. 

Negara kita sangat kaya "loh jinawi" menurut orang jawa namun apalah arti kekayaan itu kalau kita tidak bisa mengolahnya, meningkatkan SDM yang tangguh berdedikasi tinggi adalah poin penting untuk mencapai tujuan tujuan itu.